Minggu, 01 Maret 2020

Investor Wajib Tahu! Empat Jenis Reksadana Paling Aman dan Untung

Post oleh : lia | Rilis : Maret 01, 2020 | Series :

Dalam investasi Reksadana, jenis instrumen yang dipilih dan tujuan investasi merupakan kunci sukses. Maka dari itu, Anda harus tahu jenis investasi Reksadana agar sukses di instrumen investasi Reksadana.

Beberapa waktu lalu, tak sedikit investor yang menjerit akibat merosotnya nilai IHSG. Bahkan, nilainya merosot tajam ke tingkat yang tidak oernah dibayangkan investor. Hal it kemungkinan mengakibatkan dana pensiun atau dana pendidikan tersangkut di sana.

Akibat hal itu, para investor panik dan melepas investasi mereka di Reksadana. Pada akhirnya, mereka kembali lagi pada investasi tabungan atau deposito, karena menganggap Reksadana terlalu berisiko.

Untuk itu, sangat penting bagi Anda mengetahui jenis Reksadana, agar dapat meminimalisir risiko kegagalan, juga untuk mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan. Berikut jenis investasi yang ada di Reksadana yang paling aman dan menguntungkan.

Investor Wajib Tahu! Empat Jenis Reksadana Paling Aman dan Untung

Reksadana Saham
Reksadana saham merupakan jenis investasi yang paling tinggi keuntungannya dibandingkan jenis investasi lain di Reksadana. Sejalan dengan tingginya tingkat keuntungan, tingkat risiko di Reksadana saham juga tinggi.

Pada Reksadana saham, dana dari para investor akan ditempatkan pada instrumen saham oleh manajer investasi. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan keuntungan dalam jangka panjang. Caranya adalah dengan mengkapitalisasi pasar modal yang ada di Indonesia.

Fluktuasi harga saham yang tajam menyebabkan investasi ini sangat berisiko tinggi. Untuk jangka pendek, jenis reksadana ini bukanlah investasi yang aman. Maka dari itu, pilihlah investasi Reksadana saham di atas lima tahun.

Reksadana Campuran
Jenis investasi ini adalah menggabungkan atau mengombinasikan beberapa instrumen investasi menjadi satu. Tujuan dari investasi Reksadana campuran adalah memperoleh keuntungan dari investasi saham, pasar uang, dan obligasi dalam jangka panjang.

Jika dibandingkan dengan reksadana saham, tingkat keuntungan Reksadana campuran masih berada di bawahnya. Seiring dengan tingkat keuntungan yang tidak terlalu tinggi, risiko pada Reksadana campuran juga rendah. Reksadana Pendapatan Tetap

Dengan penekanan pasa stabilitas modal, Reksadana pendapatan tetap akan memberikan tingkat pengembalian yang menarik. Perubahan pada suku bunga acuan Bank Indonesia akan mendorong kinerja jenis investasi ini.

Kenaikan harga obligasi, yang merupakan salah satu instrumen penempatan dana Reksadana ini, didorong oleh penurunan BI rate. Nilai jenis Reksadana ini akan meningkat seiring meningkatnya harga obligasi.

Pada investasi Reksadana ini berisi obligasi. Ada perbedaan antara Reksadana obligasi dan saham. Di antaranya, obligasi bergantung pada suku bunga yang dipertahankan oleh BI. Reksadana pendapatan tetap memiliki risiko yang lebih rendah dari Reksadana campuran.

Reksadana Pasar Uang
Reksadana pasar uang memiliki risiko yang paling kecil dibandingkan instrumen reksadana lainnya.  Maka dari itu, reksadana  ini tergolong investasi yang paling aman.

Reksadana ini memiliki tujuan untuk memberikan keuntungan yang menarik pada instrumen pasar uang melalui investasi. Selain itu, Reksadana ini juga bertujuan menurunkan tingkat risiko.

Tak hanya itu, jenis investasi ini juga akan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi agar kebutuhan dana tunai terpenuhi dalam waktu singkat.

Pada Reksadana ini, dana 100 persen akan diinvestasikan pada instrumen investasi pasar uang. Dengan kata lain, Reksadana pasar uang adalah instrumen investasi jangka pendek paling aman dan menguntungkan di Reksadana.

Namun, jenis investasi Reksadana ini tidak memberikan keuntungan yang tinggi jika dilakukan dalam jangka panjang.

Ketahuilah profil Reksadana yang akan Anda pilih sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Seperti resiko dan pengembaliannya, serta tujuan keuangan seperti apa yang cocok dengan jenis Reksadana yang ada.

google+

linkedin